THE DRILL – HARLEY DAVIDSON SOFTAIL 1340 EVO ’97

 

Sejak pertama kali diskusi soal keinginan membangun sebuah motor pilihan engine dari Harley Davidson sebetulnya sudah ditetapkan oleh Panji Aryo Prabowo, dimulai dari rencana membangun dari nol dengan menggunakan engine HD Sportster XL1200 hingga akhirnya secara mantap Bro Panji, begitu biasa disapa, memilih Harley Davidson Softail 1340 Evo untuk project pertamanya ini. “Beberapa kawan menyarankan Softail Evo untuk dijadikan bahan Mas, plus juga saran dari Mas Donny,¬† mengingat budget yang masih masuk dari rencana biaya yang saya siapkan jadi sekalian saja kita pakai basic HD Softail Evo untuk di kustom…”, ujarnya saat memutuskan motor donor yang akan digunakan.

THE SHIFT 2 – HARLEY DAVIDSON SPORTSTER XL1200 ’06

Kebebasan menyalurkan ide, konsep serta pemikiran pada sebuah motor memang nyaris tanpa batas. Seiring bertumbuhnya minat dan kecintaan setiap orang pada dunia kustom maka semakin banyak terlihat ide dan konsep segar dari motor-motor kustom di Indonesia. Ini yang patut kita banggakan, bahwasanya kustom scene di negara ini semakin tumbuh berkembang menjadi sebuah industri kreatif yang luar biasa. Apa yang terlihat saat ini pun menjadi salah satu pemacu bagi Thomas Mintorogo untuk merasakan sensasi serta kebebasan berekspresi pada besutan roda duanya. Alih-alih tanpa sayang pria yang bekerja disalah satu ATPM mobil di Indonesia ini memboyong sebuah Harley Davidson Sportster XL1200 lansiran 2006 miliknya ke workshop STUDIO MOTOR untuk dirombak sesuai dengan apa yang menjadi impiannya selama ini.

THE SINATRA 2 – HARLEY DAVIDSON DYNA SUPERGLIDE ’99

 

Kustomfest 2014 yang baru saja digelar pada tanggal 11 Р12 Oktober 2014 memang bisa menjadi pemacu bagi seluruh pecinta dan penikmat kustom untuk menyiapkan tunggangannya guna diikutsertakan di event yang memang menjadi barometer dunia kustom di Indonesia saat ini. Begitu juga dengan Achmad Zulkarnain atau biasa disapa Bro Ijul, mengutarakan niatnya untuk bisa mengikutsertakan Harley Davidson Dyna Superglide lansiran tahun 1999 miliknya yang baru beberapa bulan lalu rampung pengerjaannya di workshop STUDIO MOTOR  agar bisa tampil ajang tersebut.

DeKARO – HARLEY DAVIDSON SPORTSTER XL883 ’06

Inspirasi kadang bisa datang dari mana saja, termasuk juga dari keragaman budaya Indonesia. Ini diamini oleh Kleist Singarimbun saat membuat project kustom dari satu unit engine Harley Davidson Sportster XL883 lansiran tahun 2006. “Suku Batak Karo punya kain khas yang disebut Uis Adat Karo Beka Buluh Mas, pola grafis emasnya menurut saya sangat bagus diaplikasikan pada saat proses painting dan airbrush nanti…”, begitu ucap pria lajang yang berprofesi sebagai seniman ini saat mengutarakan apa yang menjadi keinginannya. Berbekal beberapa konsep dan ide yang dilakukan saat berbincang di workshop STUDIO MOTOR maka dimulailah proses pengerjaan motor yang betul-betul dikerjakan dari nol ini.

THE RECKLESS – HARLEY DAVIDSON SPORTSTER XL1200R ’05

Seluk beluk roda dua dan dunia kustom adalah suatu hal yang baru bagi Verdika Griya Purnama, tetapi saat pria lajang ini mencoba untuk menikmatinya justru secara total langsung menjatuhkan pilihan pada basic mesin yang tidak biasa dilakukan oleh orang-orang yang baru masuk ke dunia tersebut. “Sekalian saja Mas, tanggung kalau masih pakai mesin dengan cc kecil, mending langsung kita pilih yang memiliki isi silinder besar jadi bisa lama nikmatinnya…”, begitu ucapnya saat berdiskusi untuk memilih mesin yang akan akan digunakan pada project perdananya kali ini.

THE ABANDON – HARLEY DAVIDSON SPORTSTER XL1200X ’12

Memiliki satu unit Harley Davidson Sportster XL1200X Forty Eight lansiran 2012 ternyata masih belum memuaskan bagi Akhiz Nasution. Ditengah aktifitasnya yang cukup padat pria yang tinggal didaerah Serpong ini malah berkeinginan untuk merombak wujud HD Sportster 1200 Forty Eight miliknya. Setelah bertandang ke workshop STUDIO MOTOR Bro Akhiz menginginkan motornya dirombak dengan gaya Oldskool Chopper yang memang menjadi keinginannya selama ini. “Kita pakai engine-nya saja Mas, keseluruhan yang lain kita bangun dari nol saja…”, begitu ucapnya saat berdiskusi membahas konsep yang diinginkan Bro Akhiz.

THE STINGRAY – YAMAHA V-MAX 1200 ’95

Kebebasan berekspresi dan memiliki hobi pada seseorang bisa ditumpahkan pada beragam media, hal ini berlaku juga pada Wawan Dalbo. Pria ramah ini memang betul-betul mencintai dunia otomotif baik roda dua maupun empat, ini ditandai dari beberapa koleksinya yang mampu menyihir siapapun yang melihat. Beberapa varian mobil dan motor klasik yang notabene masuk dalam ranah collector item dimiliki oleh Mas Wawan, begitu dia biasa disapa, dan terawat dengan baik dan sangat rapih di garasi rumahnya. “Saya gak terlalu fanatik antara tampilan orisinil dan tampilan kustom Mas, makanya beberapa koleksi saya juga sudah banyak yang saya modifikasi dan beberapa malah sering saya ikutkan di event kontes skala nasional…”, begitu ucapnya saat bertandang ke workshop STUDIO MOTOR. Pun begitu saat baru saja meminang satu unit Yamaha V-Max 1200 lansiran tahun 1995 langsung digiring ke workshop STUDIO MOTOR untuk diubah bentuk seperti apa yang diinginkan oleh sang mpu-nya motor.